Di industri tambang, kebutuhan akan data yang cepat dan akurat bukan lagi pilihan—tapi keharusan. Salah satu teknologi yang mulai banyak digunakan adalah drone LiDAR.
Namun, pertanyaan yang paling sering muncul adalah:
“Berapa sebenarnya harga drone LiDAR di Indonesia?”
Estimasi Harga Drone LiDAR
Harga drone LiDAR tidak hanya terdiri dari 1 komponen. Umumnya terdiri dari:
- Drone (misalnya seri Matrice 350 / 400)
- Sensor LiDAR (Zenmuse L2 / L3)
- Base Station (DRTK3 / GNSS lainya)
- Software processing (DJI Terra / Terrasolid)
- Training & support
📊 Range Harga (Indonesia 2026)
| Komponen | Estimasi Harga |
|---|---|
| Drone + LiDAR | Rp 400 – 600 juta |
| Software | Rp 70 – 200 juta |
| Base Station | Rp 30 – 60 juta |
| Training & support | Include / custom |
👉 Total investasi:
± Rp 600 juta – 1.1 M
Kenapa Harga Bisa Berbeda?
Beberapa faktor utama:
- Jenis sensor (L2 vs L3)
- Kebutuhan akurasi
- Luas area survey
- Workflow yang digunakan
Kenapa Banyak Perusahaan Mulai Beralih?
Dengan drone LiDAR, perusahaan bisa:
- Mengurangi waktu survey hingga 50%
- Mendapatkan data lebih konsisten
- Meminimalisir human error
🎯 Kesimpulan
Drone LiDAR bukan sekadar alat mahal, tapi investasi untuk efisiensi jangka panjang.
👉 Ingin tahu konfigurasi terbaik untuk kebutuhan Anda?
Silakan diskusi dengan tim kami untuk simulasi solusi sesuai kondisi lapangan Anda.asi spasial yang akurat dan terverifikasi.