Sebagai bagian dari program tahunan GLIS Campus Connect (GCC), PT GPS Lands Indosolutions berkesempatan berkolaborasi dengan Universitas Pertahanan Republik Indonesia pada 12 Februari 2026 dalam kegiatan akademik yang berfokus pada pemanfaatan teknologi geospasial untuk mendukung sektor pertahanan nasional.

Transformasi Teknologi Geospasial dalam Sektor Pertahanan
Kegiatan ini menjadi ruang temu antara dunia industri dan akademisi dalam membahas perkembangan teknologi survei dan pemetaan modern, serta bagaimana implementasinya dapat memperkuat sistem pertahanan berbasis data presisi.
Dalam lanskap pertahanan modern, data spasial presisi tinggi menjadi elemen krusial. Sistem pertahanan tidak lagi hanya bergantung pada kekuatan fisik, tetapi juga pada:
- Akurasi pemetaan wilayah strategis
- Pemantauan perubahan lingkungan secara real-time
- Analisis medan berbasis data 3D
- Integrasi sistem navigasi dan positioning presisi

Melalui sesi paparan ilmiah dan diskusi interaktif, peserta mendapatkan wawasan mengenai pemanfaatan:
- Drone LiDAR untuk pemetaan topografi resolusi tinggi
- Laser scanning untuk pemodelan 3D objek dan infrastruktur strategis
- GNSS geodetik untuk kontrol dan referensi koordinat presisi
Perspektif Riset dan Implementasi Industri
Teknologi-teknologi tersebut berperan penting dalam mendukung perencanaan strategis, manajemen aset pertahanan, hingga mitigasi risiko berbasis spasial.
Paparan ilmiah disampaikan oleh Atriyon Julzarika, Peneliti Ahli Utama dari Badan Riset dan Inovasi Nasional, yang menekankan pentingnya integrasi riset geospasial dalam mendukung ketahanan nasional berbasis data.

Sementara itu, perspektif implementasi industri disampaikan oleh Yogi Sujana, yang menjelaskan bagaimana workflow survei modern—mulai dari akuisisi data hingga pengolahan dan analisis—dapat diaplikasikan untuk kebutuhan pertahanan secara efisien dan akurat.
Diskusi yang berlangsung tidak hanya membahas aspek teknis, tetapi juga tantangan nyata di lapangan seperti:
- Kompleksitas medan operasional
- Kebutuhan data resolusi tinggi dalam waktu singkat
- Standar akurasi untuk aplikasi strategis
- Integrasi multi-sensor dalam satu sistem terpadu
Sinergi Akademisi dan Industri: Pilar Inovasi Berkelanjutan
Antusiasme civitas akademika, dosen, hingga pimpinan fakultas menunjukkan besarnya minat terhadap pengembangan teknologi geospasial di lingkungan pendidikan pertahanan. Interaksi aktif selama sesi diskusi memperlihatkan bahwa kolaborasi antara universitas dan industri bukan hanya relevan, tetapi menjadi kebutuhan strategis.

Kolaborasi seperti ini membuka peluang untuk:
- Pengembangan riset terapan berbasis kebutuhan industri
- Transfer pengetahuan teknologi terbaru kepada mahasiswa
- Penyusunan kurikulum yang selaras dengan perkembangan industri
- Proyek penelitian bersama di bidang survei dan pemetaan pertahanan
Dalam konteks pertahanan modern, penguasaan teknologi geospasial bukan lagi pilihan, melainkan fondasi utama dalam membangun sistem yang adaptif dan berbasis data.
Menuju Ekosistem Geospasial yang Lebih Kuat
Program GLIS Campus Connect menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata dalam membangun ekosistem geospasial nasional yang lebih terintegrasi. Melalui forum seperti ini, terjadi pertukaran gagasan yang memperkaya perspektif—baik dari sisi akademik maupun praktik industri.

Harapannya, sinergi ini dapat terus berkembang menjadi kolaborasi jangka panjang yang mendorong inovasi, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, serta memperkuat pemanfaatan teknologi survei dan pemetaan untuk mendukung ketahanan nasional.
Teknologi akan terus berkembang, namun fondasi kolaborasi antara riset, pendidikan, dan industri adalah kunci untuk memastikan bahwa inovasi tersebut memberikan dampak nyata bagi bangsa.